Berita Utama

Jejak Drama “Surely Tomorrow (경도를 기다리며)” di Lokasi-Lokasi Ikonik Korea

Pantai Mangyang (Galeri KTO) Drama Korea Surely Tomorrow (경도를 기다리며) berhasil menarik perhatian penonton melalui alur cerita yang menyentuh, emosi yang mendalam, serta chemistry para karakter yang memikat. Dengan kisah yang menggambarkan penantian, harapan, dan pertemuan yang bermakna, drama ini menghadirkan berbagai adegan berkesan yang meninggalkan kesan mendalam bagi para penontonnya. Tak hanya jalan ceritanya yang memikat, drama ini juga menampilkan sejumlah lokasi syuting indah di Korea yang memperkuat suasana emosional di setiap adegan. Dari taman tepi sungai yang menenangkan hingga pantai dengan panorama laut yang memukau, setiap lokasi menawarkan pesonanya tersendiri. Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman ala K-Drama secara langsung, berikut beberapa lokasi syuting ikonik dari Surely Tomorrow yang dapat masuk ke dalam daftar perjalanan Anda ke Korea. 1. Nanji Hangang Park (난지한강공원) Taman Hangang Nanji (Galeri KTO) Salah satu adegan yang paling membekas dalam Surely Tomorrow mengambil latar di Nanji Hangang Park. Dengan hamparan sungai yang luas dan suasana senja yang hangat, lokasi ini menjadi saksi momen emosional antara para karakter utama saat mereka saling mengungkapkan perasaan terdalam. Nuansa tenang yang dihadirkan taman ini semakin memperkuat kesan intim dan hangat dalam adegan tersebut. Terletak di kawasan barat Seoul, Nanji Hangang Park merupakan salah satu taman populer di sepanjang Sungai Hangang. Taman ini dikenal dengan area hijaunya yang luas, jalur bersepeda, area piknik, serta pemandangan sungai yang menawan. Saat sore hingga malam hari, pengunjung dapat menikmati panorama matahari terbenam yang indah dengan latar gedung-gedung kota Seoul yang modern. Untuk menuju Nanji Hangang Park, wisatawan dapat menggunakan Seoul Subway Line 6 dan turun di World Cup Stadium Station (Exit 1), kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau bus lokal. Waktu tempuh dari pusat kota Seoul sekitar 30–40 menit. 2. Yongsan Family Park (용산가족공원) Taman Keluarga Yongsan (Galeri KTO) Yongsan Family Park menjadi latar untuk adegan yang menampilkan momen reflektif dan penuh kehangatan dalam drama ini. Dikelilingi pepohonan rindang dan suasana yang damai, lokasi ini menggambarkan jeda dari hiruk-pikuk kehidupan kota, sekaligus menjadi tempat para karakter merenungkan keputusan penting dalam hidup mereka. Sebagai salah satu taman keluarga terbesar di Seoul, Yongsan Family Park menawarkan lingkungan yang asri dengan danau kecil, area rumput luas, serta jalur pejalan kaki yang nyaman. Taman ini menjadi destinasi favorit warga lokal untuk bersantai, berolahraga ringan, maupun menikmati piknik bersama keluarga. Pada musim semi dan musim gugur, taman ini semakin memukau dengan warna alam yang indah. Akses menuju Yongsan Family Park cukup mudah. Pengunjung dapat menggunakan Seoul Subway Line 4 atau Gyeongui–Jungang Line dan turun di Ichon Station, lalu berjalan kaki sekitar 10 menit menuju taman. Dari pusat Seoul, perjalanan hanya memerlukan sekitar 20–30 menit. 3. Mangyang Beach (망양해수욕장) Pantai Mangyang (Galeri KTO) Bagi penonton Surely Tomorrow , adegan di Mangyang Beach menjadi salah satu momen paling sinematik dalam drama. Hamparan pasir yang luas, deburan ombak yang tenang, serta horizon laut yang seolah tak berujung menciptakan suasana emosional yang kuat. Pantai ini menjadi latar penting untuk adegan perpisahan sekaligus harapan baru, menjadikannya salah satu lokasi paling berkesan dalam cerita. Mangyang Beach terletak di Uljin, Provinsi Gyeongsangbuk-do, dan dikenal sebagai pantai yang menawarkan keindahan alami yang masih terjaga. Air lautnya yang jernih, pasir yang lembut, serta suasana yang relatif tenang menjadikan pantai ini destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan pesisir Korea. Saat musim panas, pantai ini juga menjadi tempat populer untuk menikmati liburan keluarga. Untuk menuju Mangyang Beach dari Seoul, wisatawan dapat menggunakan kereta menuju wilayah Uljin atau bus antarkota dari Seoul Express Bus Terminal. Perjalanan memakan waktu sekitar 3-4 jam, dilanjutkan dengan transportasi lokal menuju area pantai. Mengunjungi lokasi syuting drama favorit tentu menjadi pengalaman yang istimewa bagi para pencinta K-Drama. Selain merasakan atmosfer yang familiar dari layar kaca, Anda juga dapat menikmati pesona alam dan keindahan kota-kota di Korea secara langsung. Dari ketenangan taman di Seoul hingga panorama laut yang menenangkan di Uljin, lokasi mana yang paling ingin Anda kunjungi dari Surely Tomorrow ?

Korea Berlakukan Program BEBAS VISA Sementara Bagi Wisatawan Grup Indonesia

Korea terus berupaya meningkatkan kenyamanan perjalanan wisatawan Indonesia. Sebagai bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, Pemerintah Korea memperkenalkan Program Bebas Visa Sementara bagi Wisatawan Grup Indonesia yang berlaku mulai 26 Mei 2026 hingga 31 Desember 2026. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkunjung ke Korea dalam bentuk perjalanan grup yang diselenggarakan melalui agen perjalanan yang telah ditunjuk. Latar Belakang Program Pada 25 Februari 2026, Pemerintah Korea melalui Rapat Strategi Pariwisata Nasional mengumumkan berbagai kebijakan untuk mempercepat pencapaian target 30 juta wisatawan mancanegara . Salah satu strategi yang diperkenalkan adalah peningkatan aksesibilitas bagi wisatawan asing, termasuk melalui program bebas visa sementara untuk wisatawan grup dari Indonesia. Indonesia merupakan salah satu pasar pariwisata yang menunjukkan pertumbuhan positif bagi Korea Selatan. Jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea terus meningkat dari sekitar 250 ribu pengunjung pada tahun 2023 , menjadi 330 ribu pengunjung pada tahun 2024 , dan mencapai 360 ribu pengunjung pada tahun 2025. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Korea untuk memperluas pertumbuhan pariwisata ke berbagai daerah regional serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mudah dan nyaman bagi wisatawan internasional. Siapa yang Dapat Mengikuti Program Ini? Program ini berlaku bagi wisatawan grup Indonesia yang memenuhi ketentuan berikut: Berangkat melalui Authorized Travel Agent yang telah ditunjuk untuk program ini di Indonesia. Melakukan perjalanan dalam bentuk grup wisatawan yang terdiri dari minimal 3 orang . Berkunjung ke Korea untuk tujuan wisata. Wilayah dan Masa Tinggal Program bebas visa ini berlaku untuk mengunjungi seluruh wilayah Korea . Wisatawan grup yang memenuhi syarat akan memperoleh izin masuk dengan status B-2 (Wisata/Transit) dengan masa tinggal maksimum 15 hari . Perlu diperhatikan bahwa program ini tidak dapat digunakan untuk tujuan bekerja di Korea , serta tidak mengizinkan masa tinggal lebih dari 15 hari. Bagaimana Proses Pengajuannya? 1. Pengiriman Daftar Grup Wisatawan Wisatawan berwisata ke Korea dengan mendaftar melalui Authorized Travel Agent di Indonesia. Selanjutnya Authorized Travel Agent menyusun daftar grup wisatawan yang akan berangkat ke Korea dan daftar tersebut kemudian disampaikan kepada Land Operator yang menjadi mitra di Korea. 2. Pendaftaran Grup Wisatawan Land Operator di Korea melakukan registrasi pada sistem Hi Korea dan mengunggah daftar grup wisatawan. Daftar peserta wajib didaftarkan paling lambat: 24 jam sebelum kedatangan untuk perjalanan udara. 36 jam sebelum kedatangan untuk perjalanan menggunakan kapal laut. 3. Pemeriksaan Awal oleh Kementerian Kehakiman Korea Setelah daftar grup wisatawan diunggah, Kementerian Kehakiman Korea akan melakukan pemeriksaan terhadap setiap peserta. Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek, termasuk status pembatasan masuk ke wilayah Korea, riwayat pelanggaran keimigrasian, serta faktor risiko lainnya. 4. Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan Hasil pemeriksaan akan disampaikan melalui sistem Hi Korea kepada Land Operator . Pemberitahuan diberikan paling lambat: 12 jam sebelum kedatangan untuk perjalanan udara. 24 jam sebelum kedatangan untuk perjalanan menggunakan kapal laut. 5. Penyampaian Hasil kepada Peserta Land Operator Korea kemudian meneruskan hasil pemeriksaan tersebut kepada Authorized Travel Agent di Indonesia untuk diinformasikan kepada seluruh anggota grup wisatawan. 6. Kedatangan dan Keberangkatan * Seluruh peserta wajib memiliki paspor yang masih berlaku. * Selain itu, grup wisatawan harus masuk dan keluar Korea menggunakan penerbangan atau kapal yang sama sesuai dengan daftar yang telah didaftarkan sebelumnya. Upaya Pengawasan Program Untuk menjaga keberlangsungan program dan meminimalkan potensi penyalahgunaan, Pemerintah Korea menerapkan mekanisme pengawasan terhadap Authorized Travel Agent yang berpartisipasi dalam program ini dengan beberapa ketentuan sanksi administratif. Apabila tingkat pelanggaran atau ketidaksesuaian peserta mencapai batas tertentu, dapat dikenakan tindakan administratif mulai dari perintah perbaikan ( corrective order ), penangguhan operasional dalam periode tertentu, hingga pencabutan status sebagai Authorized Travel Agent . Dengan sistem pengawasan tersebut, diharapkan program ini dapat memberikan kemudahan perjalanan sekaligus menjaga ketertiban keimigrasian. Rencanakan Liburanmu ke Korea Selatan Melalui Program Bebas Visa Sementara bagi Wisatawan Grup Indonesia, masyarakat Indonesia kini memiliki kesempatan yang lebih mudah untuk menikmati berbagai destinasi menarik di Korea Selatan bersama keluarga, teman, maupun komunitas perjalanan. Sumber Informasi: https://id.mofa.go.kr/viewer/skin/doc.html?fn=20260529045411288.pdf&rs=/viewer/result/202606 Informasi lebih Lanjut mengenai VISA: Consular Section (Visa) Embassy of the ROK Kontak e-mail: [email protected] Daftar Authorized Travel Agent: https://idn.mofa.go.kr/viewer/skin/doc.html?fn=20260610122104010.pdf&rs=/viewer/result/202606

Pusat Informasi

Jejak Drama “Surely Tomorrow (경도를 기다리며)” di Lokasi-Lokasi Ikonik Korea

Pantai Mangyang (Galeri KTO) Drama Korea Surely Tomorrow (경도를 기다리며) berhasil menarik perhatian penonton melalui alur cerita yang menyentuh, emosi yang mendalam, serta chemistry para karakter yang memikat. Dengan kisah yang menggambarkan penantian, harapan, dan pertemuan yang bermakna, drama ini menghadirkan berbagai adegan berkesan yang meninggalkan kesan mendalam bagi para penontonnya. Tak hanya jalan ceritanya yang memikat, drama ini juga menampilkan sejumlah lokasi syuting indah di Korea yang memperkuat suasana emosional di setiap adegan. Dari taman tepi sungai yang menenangkan hingga pantai dengan panorama laut yang memukau, setiap lokasi menawarkan pesonanya tersendiri. Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman ala K-Drama secara langsung, berikut beberapa lokasi syuting ikonik dari Surely Tomorrow yang dapat masuk ke dalam daftar perjalanan Anda ke Korea. 1. Nanji Hangang Park (난지한강공원) Taman Hangang Nanji (Galeri KTO) Salah satu adegan yang paling membekas dalam Surely Tomorrow mengambil latar di Nanji Hangang Park. Dengan hamparan sungai yang luas dan suasana senja yang hangat, lokasi ini menjadi saksi momen emosional antara para karakter utama saat mereka saling mengungkapkan perasaan terdalam. Nuansa tenang yang dihadirkan taman ini semakin memperkuat kesan intim dan hangat dalam adegan tersebut. Terletak di kawasan barat Seoul, Nanji Hangang Park merupakan salah satu taman populer di sepanjang Sungai Hangang. Taman ini dikenal dengan area hijaunya yang luas, jalur bersepeda, area piknik, serta pemandangan sungai yang menawan. Saat sore hingga malam hari, pengunjung dapat menikmati panorama matahari terbenam yang indah dengan latar gedung-gedung kota Seoul yang modern. Untuk menuju Nanji Hangang Park, wisatawan dapat menggunakan Seoul Subway Line 6 dan turun di World Cup Stadium Station (Exit 1), kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau bus lokal. Waktu tempuh dari pusat kota Seoul sekitar 30–40 menit. 2. Yongsan Family Park (용산가족공원) Taman Keluarga Yongsan (Galeri KTO) Yongsan Family Park menjadi latar untuk adegan yang menampilkan momen reflektif dan penuh kehangatan dalam drama ini. Dikelilingi pepohonan rindang dan suasana yang damai, lokasi ini menggambarkan jeda dari hiruk-pikuk kehidupan kota, sekaligus menjadi tempat para karakter merenungkan keputusan penting dalam hidup mereka. Sebagai salah satu taman keluarga terbesar di Seoul, Yongsan Family Park menawarkan lingkungan yang asri dengan danau kecil, area rumput luas, serta jalur pejalan kaki yang nyaman. Taman ini menjadi destinasi favorit warga lokal untuk bersantai, berolahraga ringan, maupun menikmati piknik bersama keluarga. Pada musim semi dan musim gugur, taman ini semakin memukau dengan warna alam yang indah. Akses menuju Yongsan Family Park cukup mudah. Pengunjung dapat menggunakan Seoul Subway Line 4 atau Gyeongui–Jungang Line dan turun di Ichon Station, lalu berjalan kaki sekitar 10 menit menuju taman. Dari pusat Seoul, perjalanan hanya memerlukan sekitar 20–30 menit. 3. Mangyang Beach (망양해수욕장) Pantai Mangyang (Galeri KTO) Bagi penonton Surely Tomorrow , adegan di Mangyang Beach menjadi salah satu momen paling sinematik dalam drama. Hamparan pasir yang luas, deburan ombak yang tenang, serta horizon laut yang seolah tak berujung menciptakan suasana emosional yang kuat. Pantai ini menjadi latar penting untuk adegan perpisahan sekaligus harapan baru, menjadikannya salah satu lokasi paling berkesan dalam cerita. Mangyang Beach terletak di Uljin, Provinsi Gyeongsangbuk-do, dan dikenal sebagai pantai yang menawarkan keindahan alami yang masih terjaga. Air lautnya yang jernih, pasir yang lembut, serta suasana yang relatif tenang menjadikan pantai ini destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan pesisir Korea. Saat musim panas, pantai ini juga menjadi tempat populer untuk menikmati liburan keluarga. Untuk menuju Mangyang Beach dari Seoul, wisatawan dapat menggunakan kereta menuju wilayah Uljin atau bus antarkota dari Seoul Express Bus Terminal. Perjalanan memakan waktu sekitar 3-4 jam, dilanjutkan dengan transportasi lokal menuju area pantai. Mengunjungi lokasi syuting drama favorit tentu menjadi pengalaman yang istimewa bagi para pencinta K-Drama. Selain merasakan atmosfer yang familiar dari layar kaca, Anda juga dapat menikmati pesona alam dan keindahan kota-kota di Korea secara langsung. Dari ketenangan taman di Seoul hingga panorama laut yang menenangkan di Uljin, lokasi mana yang paling ingin Anda kunjungi dari Surely Tomorrow ?

[Korea Beyond Seoul ①] Mulai Perjalanan ke Daegu & Gyeongbuk dari Bandara Internasional Daegu

Kalau ingin menjelajahi berbagai kota di Korea tanpa harus transit atau singgah di Seoul terlebih dahulu, Bandara Internasional Daegu bisa menjadi titik awal yang tepat. Dari sini, kamu bisa dengan mudah menuju pusat Kota Daegu maupun berbagai destinasi populer di Provinsi Gyeongsangbuk-do, seperti Gyeongju, Pohang, dan Andong. Artikel ini akan membahas berbagai tempat yang bisa langsung kamu kunjungi di Daegu setelah mendarat, sekaligus rekomendasi destinasi menarik di Gyeongsangbuk-do yang dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam itinerary perjalanan yang sama. Daegu International Airport Daegu International Airport ⓒKorea Airports Corporation Bandara Internasional Daegu melayani penerbangan langsung ke 17 rute di delapan negara dan wilayah, termasuk Tiongkok, Jepang, Vietnam, Hong Kong, dan Taiwan. Selain itu, bandara ini juga terhubung dengan Jeju melalui salah satu rute domestik tersibuk di Korea yang melayani lebih dari 13 juta penumpang setiap tahun. Dari bandara, perjalanan ke berbagai destinasi wisata pun relatif mudah. Pusat Kota Daegu hanya berjarak kurang dari 30 menit, sedangkan Gyeongju dan Andong yang terkenal dengan situs Warisan Dunia UNESCO dapat dicapai dalam waktu sekitar 90 menit menggunakan kereta. Rute Internasional Utama dari Bandara Internasional Daegu *Jadwal penerbangan dapat berubah sesuai kebijakan maskapai. Pastikan untuk memeriksa informasi terbaru melalui website resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan. Menjelajahi Daegu Sesuai Gaya Liburanmu Daegu merupakan salah satu kota utama di Korea bagian selatan yang dikenal dengan aksesnya yang praktis. Dari bandara, pusat kota dapat dijangkau dalam waktu kurang dari 30 menit, sehingga cocok dijadikan titik awal untuk menjelajahi kawasan Daegu dan Gyeongbuk. Namun, daya tarik Daegu tidak hanya terletak pada kemudahannya. Kota ini menawarkan beragam pengalaman yang bisa disesuaikan dengan ketertarikan masing-masing wisatawan. Mulai dari menyusuri kawasan bersejarah dan bangunan warisan modern, menikmati suasana kota saat malam hari, hingga mencicipi aneka kuliner khas di pasar tradisional. Berikut beberapa rekomendasi perjalanan yang bisa membantumu mengenal Daegu lebih dekat. Wisata Budaya: Menyusuri Jejak Warisan Modern Daegu Cheongna Hill ⓒKTO Photo Korea-Angénieux Film Kansong Art Museum Daegu / Suseongmot Lake Resort ⓒKTO Photo Korea-Angénieux Film Sebagai salah satu pusat utama di wilayah selatan Korea, Daegu merupakan kota yang lebih awal mengalami perkembangan arsitektur dan budaya modern di negara ini. Jejak dari masa tersebut masih dapat ditemukan di berbagai sudut kota hingga hari ini. Mulai dari museum yang menghadirkan kembali warisan budaya bangsa ke dalam konteks masa kini, hingga tempat-tempat lokal yang menjadi favorit warga Daegu, semuanya memberikan lapisan pengalaman yang membuat perjalanan ke kota ini terasa lebih kaya dan bermakna. Rekomendasi Destinasi Cheongna Hill Dijuluki sebagai “Montmartre-nya Daegu”, Cheongna Hill berkembang berkat kehadiran para misionaris pada awal abad ke-20 dan hingga kini masih mempertahankan suasana yang khas dengan sentuhan arsitektur bergaya Barat. Mulai perjalanan dari deretan rumah bergaya Eropa yang bersejarah, lalu menyusuri Modern History Street untuk mengetahui lebih dari satu abad perjalanan sejarah Daegu. Kansong Art Museum Daegu Museum ini terinspirasi dari warisan Jeon Hyeong-pil, tokoh yang dikenal atas dedikasinya dalam melestarikan warisan budaya Korea selama masa penjajahan Jepang. Berangkat dari keyakinannya bahwa identitas bangsa dapat dijaga melalui kebudayaan, museum ini menghadirkan berbagai karya penting dalam sejarah seni Korea. Koleksinya mencakup lukisan genre karya Shin Yun-bok, kaligrafi dan lukisan karya Kim Jeong-hui, serta berbagai artefak bernilai tinggi lainnya. Suseongmot Lake Resort Salah satu destinasi favorit warga Daegu untuk berkencan maupun menghabiskan akhir pekan, Suseongmot Lake Resort menawarkan pemandangan danau yang indah lengkap dengan area promenade di tepi air. Setiap musim menghadirkan suasana yang berbeda, mulai dari hamparan bunga gaura, bunga teratai yang bermekaran, hingga deretan pohon king cherry blossom. Dari April hingga Oktober, pertunjukan air mancur berwarna-warni yang digelar di area danau semakin menambah daya tarik tempat ini. Wisata Malam: Menikmati Daegu yang Semakin Hidup Setelah Matahari Terbenam View of Daegu from Apsan Observatory ⓒKTO Photo Korea-Yim Tae-won E-World ⓒKTO Photo Korea-Angénieux Film / Seomun Night Market Daegu menawarkan banyak hal menarik untuk dinikmati setelah matahari terbenam, termasuk beberapa pemandangan malam yang paling ikonik di Korea. Kamu bisa memulai dengan menikmati panorama kota dari observatorium di atas bukit, lalu melanjutkan perjalanan ke pasar-pasar lokal yang semakin ramai saat malam tiba. Bagi yang ingin melihat sisi Daegu yang berbeda, menjelajahi kota setelah gelap adalah cara yang tepat untuk merasakan suasana dan energi yang membuat kota ini begitu menarik. Rekomendasi Destinasi Apsan Observatory Berlokasi tidak jauh dari pusat kota, Apsan Observatory menawarkan salah satu pemandangan malam terbaik di Daegu. Dari sini, kamu bisa melihat panorama kota yang dipenuhi cahaya lampu dari ketinggian. Akses menuju puncak juga sangat mudah karena tersedia kereta gantung yang membuat perjalanan ke atas terasa nyaman dan menyenangkan untuk semua usia. E-World Sebagai kompleks hiburan sekaligus ikon kota Daegu dengan 83 Tower, E-World menjadi destinasi yang hidup bahkan setelah matahari terbenam. Tempat ini menawarkan kombinasi suasana lampu kota yang indah, pertunjukan kembang api, serta berbagai wahana yang tetap seru dinikmati di malam hari. Seomun Night Market Pasar malam ini selalu ramai dengan berbagai pilihan street food, mulai dari makanan fusion kreatif hingga hidangan lokal khas Daegu. Suasana semakin hidup dengan adanya pertunjukan busking yang menambah energi khas pasar malam. Tempat ini cocok untuk merasakan langsung kehidupan malam Daegu dengan cara yang paling autentik. Wisata Kuliner: Rasa-Rasa Lokal Daegu yang Bikin Nagih Seomun Market Seomun Market Anjirang Gopchang ⓒKTO Photo Korea-Kim Ji-yeong / Dongin-dong Braised Galbi Wisata Kuliner: Cita Rasa Daegu yang Bikin Ketagihan Daegu dikenal sebagai kota yang ramah bagi para pecinta kuliner, dengan deretan food alley legendaris yang tersebar di pusat kota. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai cita rasa khas yang sudah diwariskan turun-temurun. Cobalah semangkuk hangat kaljebi, perpaduan mie dan adonan tangan dalam kuah gurih yang mengenyangkan. Atau nikmati makchang panggang, hidangan usus babi yang gurih dan jadi comfort food favorit warga lokal. Kalau ingin sensasi pedas yang lebih kuat, jjimgalbi (iga sapi rebus pedas) bisa jadi pilihan yang pas. Di sinilah cita rasa Daegu benar-benar terasa hidup. Rekomendasi Destinasi Seomun Market Salah satu pasar tradisional tertua di Korea yang dulunya termasuk dalam tiga pasar terbesar pada era Dinasti Joseon, Seomun Market masih aktif hingga kini dengan lebih dari 5.000 kios. Di sini kamu bisa menemukan berbagai makanan khas, termasuk kaljebi (sup mie dengan adonan tangan) yang hangat dan mengenyangkan, serta napjang mandu, dumpling tipis berisi glass noodle dan sayuran. Anjirang Gopchang Alley Gang kuliner ikonik di Daegu ini membentang sekitar 500 meter dan dipenuhi restoran yang menyajikan berbagai olahan jeroan sapi dan babi panggang. Suasananya ramai, harganya relatif terjangkau, dan pilihan menunya beragam mulai dari gopchang, makchang, hingga hati babi panggang yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Dongin-dong Braised Galbi Street Inilah destinasi utama untuk menikmati Daegu-style jjimgalbi (iga sapi rebus pedas). Ciri khasnya ada pada saus merah yang kaya bubuk cabai dan bawang putih cincang dalam jumlah banyak. Rasanya pedas, gurih, dan kuat. Setelah dagingnya habis, nasi yang dicampur dengan sisa saus menjadi penutup yang paling pas. Destinasi Sekitar yang Bisa Sekalian Dikunjungi Kalau kamu punya waktu lebih, perjalanan dari Daegu juga bisa dilanjutkan ke beberapa kota sekitar yang punya daya tarik berbeda. Gyeongju: Kota Seribu Tahun dengan Warisan Dunia UNESCO Hwangnidan Street ⓒKTO Photo Korea-Angénieux Film / Woljeonggyo Bridge ⓒKTO Photo Korea-Hwang Seong-hun Gyeongju begitu kaya akan warisan budaya hingga sering dijuluki sebagai museum terbuka. Habiskan harimu dengan menelusuri jejak kerajaan Silla yang telah berusia ribuan tahun, lalu lanjutkan hingga malam untuk melihat kota kuno ini bersinar di bawah cahaya lampu. Dari Dongdaegu Station, perjalanan menuju Gyeongju Station hanya memakan waktu sekitar 20 menit menggunakan KTX atau SRT, sehingga kota ini sangat mudah dijangkau untuk day trip maupun perjalanan singkat. Rekomendasi Destinasi Seokguram Grotto & Bulguksa Temple Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, kawasan ini merupakan salah satu representasi terbaik budaya Buddha era Silla. Seokguram Grotto dikenal dengan arsitektur batu yang halus dan presisi tinggi, sementara Bulguksa Temple dianggap sebagai mahakarya seni Buddha Korea yang masih terjaga hingga kini. Hwangnidan Street Jalan yang dipenuhi kafe, restoran, dan toko-toko kecil ini memadukan bangunan hanok yang telah direnovasi dengan sentuhan gaya modern. Suasananya menghadirkan perpaduan unik antara nuansa sejarah Gyeongju dan tren anak muda masa kini, menjadikannya salah satu spot paling hidup di kota ini. Woljeonggyo Bridge Jembatan yang direstorasi dari era Kerajaan Silla Bersatu (abad ke-7 hingga ke-10) ini menjadi salah satu spot night view paling ikonik di Gyeongju Historic Area. Terletak tidak jauh dari kawasan bersejarah, Woljeonggyo Bridge akan menyala indah saat malam hari dan menjadi tempat favorit untuk berjalan santai di atas struktur kayu tradisionalnya. Keuntungan Eksklusif Member VISITKOREA ● Nikmati berbagai wahana seru dan aktivitas air di Gyeongju World ● Penawaran spesial untuk kamar, sarapan, dan aktivitas leisure di SONO HOTELS & RESORTS di seluruh Korea 2. Pohang: Kota Pesisir dengan Energi Laut Timur Homigot ⓒClipartKorea / Pohang Maritime Skywalk Terletak di sepanjang perairan terbuka Laut Timur, Pohang menjadi salah satu destinasi favorit untuk perjalanan berburu matahari terbit. Kota ini menawarkan berbagai atraksi bernuansa laut yang membuatmu seolah sedang berjalan di atas permukaan air, lalu melengkapi hari dengan kunjungan ke pasar tradisional yang menyajikan hasil laut segar khas daerah pesisir. Dari Dongdaegu Station, perjalanan menuju Pohang Station hanya memakan waktu sekitar 35 menit menggunakan KTX atau SRT, sehingga sangat mudah dijangkau sebagai perjalanan singkat dari Daegu. Rekomendasi Destinasi Homigot Salah satu spot matahari terbit paling ikonik di Korea, Homigot dinamai dari lokasinya yang berada di “ekor harimau,” merujuk pada bentuk Semenanjung Korea yang menyerupai harimau. Menyaksikan matahari muncul dari cakrawala di sini menjadi pengalaman yang kuat dan berkesan, terutama di pagi hari. Pohang Maritime Skywalk Jalur pejalan kaki di tepi laut ini memiliki lantai kaca transparan yang langsung menghadap ke birunya Laut Timur. Sensasi berjalan di atas air membuatnya menjadi salah satu spot foto paling populer di Pohang, ditambah pemandangan garis pantai yang luas dan terbuka. Jukdo Market Pasar ini merupakan destinasi kuliner wajib di Pohang. Di dalamnya, kamu bisa menemukan berbagai hidangan laut segar seperti ikan mentah, kepiting salju, hingga Guryongpo gwamegi (ikan makarel setengah kering khas daerah ini). Lorong-lorong pasar dipenuhi restoran seafood dan pedagang lokal yang membuat suasana terasa hidup dan autentik. 3. Andong: Desa di Mana Tradisi Berusia Ratusan Tahun Masih Hidup Dosanseowon Confucian Academy ⓒClipartKorea / Woryeonggyo Bridge ⓒClipartKorea Andong dikenal sebagai pusat desa hanok tradisional di Korea, sekaligus representasi kuat warisan Konfusianisme dari kalangan yangban, kelas sarjana pada masa Joseon. Kota ini menawarkan gambaran kehidupan sehari-hari masyarakat Korea pada era Joseon (abad ke-14 hingga ke-20). Di desa bersejarah ini, pengunjung dapat merasakan langsung nilai-nilai etika, tradisi, dan filosofi para sarjana Konfusianisme dalam suasana yang lebih mendalam dan autentik. Dari Dongdaegu Station (Dongdaegu Bus Terminal / Dongdaegu Complex Transfer Center), perjalanan menuju Andong Bus Terminal memakan waktu sekitar 90 menit menggunakan bus antarkota. Rekomendasi Destinasi Andong Hahoe Village Desa tradisional yang masih dihuni penduduknya ini mempertahankan rumah hanok dan rumah beratap jerami yang diwariskan secara turun-temurun. Pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan tari topeng Korea yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, bahkan bermalam di rumah tradisional untuk merasakan langsung suasana kehidupan era Joseon. Dosanseowon Confucian Academy Tempat ini memiliki keterkaitan erat dengan Toegye Yi Hwang, salah satu tokoh filsuf Konfusianisme paling berpengaruh pada masa Joseon dan juga figur yang tertera di uang kertas 1.000 won Korea. Di akademi ini, yang dahulu menjadi tempat belajar dan berkumpulnya para sarjana, pengunjung masih dapat merasakan atmosfer tenang yang mencerminkan tradisi seonbi, yaitu kaum intelektual yang menjunjung tinggi moral dan pendidikan. Woryeonggyo Bridge Jembatan kayu yang membentang di atas Danau Andongho ini terkenal dengan legenda lokal yang menyentuh tentang seorang istri yang membuat sepatu dari rambutnya sendiri sebagai bentuk kesetiaan kepada suaminya yang telah meninggal. Saat matahari terbenam, lampu jembatan dan pantulan air dari air mancur menciptakan pemandangan malam yang romantis dan menenangkan. Keuntungan Eksklusif Member VISITKOREA Pengalaman menginap di hanok premium lengkap dengan aktivitas budaya tradisional FAQ Bandara Internasional Daegu Apakah bisa menukar uang atau membeli SIM card di Bandara Internasional Daegu? Bisa. Tersedia layanan bank dan pusat operator seluler di dalam bandara, sehingga pengunjung dapat langsung menukar uang atau membeli SIM card setibanya di Korea. Bagaimana cara menuju pusat Kota Daegu dari Bandara Internasional Daegu? Kamu bisa menggunakan bus kota seperti Bus No. 101 atau 401, atau naik taksi dari bandara. Pusat Kota Daegu, termasuk area Daegu Station, dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit. Apakah bisa langsung pergi ke kota lain dari Bandara Internasional Daegu? Bisa. Tersedia kios tiket bus antarkota di dalam bandara untuk destinasi seperti Gumi, Sangju, dan Geochang. Namun untuk kota besar seperti Gyeongju, Andong, dan Pohang, kamu perlu menuju Dongdaegu Station terlebih dahulu yang berjarak sekitar 15 menit dari bandara menggunakan bus kota atau taksi. Di mana bisa mengecek jadwal penerbangan Bandara Internasional Daegu? Jadwal penerbangan terbaru dapat dilihat melalui situs resmi Bandara Internasional Daegu yang dikelola oleh Korea Airports Corporation. Informasi Tambahan Artikel asli oleh Lee Su-Lynn / Diterjemahkan oleh Korea Tourism Organization (KTO) Foto oleh Korea Tourism Organization, Korea Airports Corporation, dan ClipartKorea. 1330 Korea Travel Helpline : +82-2-1330 1330 Layanan Chat : https://m.site.naver.com/1rEid Tersedia dalam bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Artikel ini terakhir diperbarui pada Mei 2026. Informasi dapat berubah, sehingga disarankan untuk mengecek pembaruan terbaru sebelum berkunjung. Sumber Artikel (klik di sini) https://english.visitkorea.or.kr/svc/contents/contentsView.do?menuSn=219&sContsTtl=&sort=regDt&page=1&vcontsId=1590230

Daftar Restoran Ramah Muslim di Korea

Kategori Restoran Ramah Muslim Korea Tourism Organization telah mengkategorikan Restoran yang Muslim-Friendly semenjak 2016 untuk membantu para turis muslim sehubungan dengan makanan. Ada 4 kategori restoran dalam Standar KTO yang masuk dalam kelompok Halal Restoran berikut: DAFTAR RESTORAN RAMAH MUSLIM No Kategori Sertifikasi Jenis Masakan Restoran Foto Alamat Kontak Menu Utama Fasilitas Atraksi Wisata Sekitar 1 Halal Certified Timur Tengah ASALAM (아살람) 7, Jungang-ro 2-gil, Jeju-si, Jeju-do (제주특별자치도 제주시 중앙로2길 7 ) 064-751-1225 Teh Arab, Nasi Mandi Kambing, Kambing Haneeth Parkir, Musholla Gwandeokjeong Pavillion, Yongduam, Samseonghyeol 2 Halal Certified Asia Asian Family Restaurant Dongmoon (아시안 패밀리 레스토랑 동문) 1, Namiseom-gil, Namsan-myeon, Chuncheon-si, Gangwon-do(강원 춘천시 남산면 남이섬길 1) 031-580-8099 Beef Jjajangmyeon, Nasi Bulgogi, Bibimbap Gurita, Nasi Goreng Kimchi Parkir, Musholla Nami Island, Jade Garden, Gapyeong Rail Park 3 Halal Certified Asia Dongmoon Express (동문 익스프레스 - 홍천 비발디파크) 2F, 262, Hanchigol-gil, Seo-myeon, Hongcheon-gu, Gangwon-do(강원 홍천군 서면 한치골길 262 2층) 031-581-8097 Kebab Nasi Goreng Udang dan Nasi Kotak Bulgogi Parkir, Musholla Vivaldi Park, Namnoil Riverside Amusement Park 4 Halal Certified Korea Eid(이드) 67, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로10길 67) 070-8889-8210 Sup Ayam Gunseng, Bulgogi Daging, Semur Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 5 Halal Certified Turki Kervan-Famille Station Branch (케르반 파미에스테이션점) 2F, FP216, 205, Sapyeong-daero, Seocho-gu, Seoul(서울시 서초구 사평대로 205 2층 FP216) 02-6282-4767 Mix Kebab Shish, Mix Pide Parkir, Musholla Some Sevit, Gangnam Station Underground Shopping Center 6 Halal Certified Turki Kervan Bakery&Café (케르반베이커리&카페) 1F, 204, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울시 용산구 이태원로 204 1층) 02-790-5585 Baklava, Turkish Cookies - Itaewon, War Memorial of Korea, Samsung Museum of Art Leeum 7 Halal Certified Turki Kervan Turkish (Itaewon Branch) (케르반레스토랑 이태원점) 190, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 190) 02-790-5585 Chicken Shish Kebab, Lamb Shish Kebab, Mix Shish Kebab, Truffle Cheese Steak - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 8 Halal Certified Turki Kervan Turkish Restaurant - COEX Mall Branch (케르반레스토랑 코엑스점) 513, Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul (서울 강남구 영동대로 513 ) 02-556-4767 Lokman Shish Kebab, Mixed Steak Kebab, Nurdagi Salad Parkir & Musholla di COEX Mall Bongeunsa Temple, COEX, Seonjeongneung Royal Tombs 9 Halal Certified Turki Mr.Kebab (미스터케밥) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 192) 070-7758-1997 Turkish Kebab Lamb, Pilaf Kebab - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 10 Halal Certified Korea starcatering (스타케이터링 ) 28, Noksapyeong-daero 46-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 녹사평대로46길 28) 02-2115-2777 Nasi Bulgogi, Burger Ayam - Seonyudo Park, Yeouido National Assembly Building, water taxi at Dangsan Station, Saetgang 11 Halal Certified Turki Sultan Kebab (술탄케밥) 126, Bogwang-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 보광로 126) 02-749-3890 Cheese Pide, Pilaf Kebab, Turkish Kebab Mix, Cheese Pide - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 12 Self Certified Timur Tengah Ahmed’s Asian Cuisine (아멛 아시안 퀴진 ) 639, Baekje-daero, Deokjin-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전북 전주시 덕진구 백제대로 639 (금암동 1589-1)) 063-902-0102 Curry in Naan Set Parkir Jeonju Hanok Village, Jeonju Zoo 13 Self Certified Turki Aladdin Kebab(알라딘케밥) 1F, 187, Neungheodae-ro, Yeonsu-gu, Incheon(인천광역시 연수구 능허대로 187, 1층) 032-832-6003 Assorted grill, Arabian Kebab, Chicken Curry Parkir Songdo Central Park, Incheon Metropolitan City Museum 14 Self Certified Timur Tengah CAIRO BBQ (카이로바베큐) 45, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로10길 45) 070-4110-0087 Nasi Bebek, Koshary Mesir, Molokhia Daging - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Shopping Street, War Memorial of Korea 15 Self Certified Turki Cappadocia (카파도키아) 123-9, Geumdan-ro, Geumjeong-gu, Busan (부산 금정구 금단로 123-9) 051-515-5981 Kebab Ayam, Kebab Shish Parkir, Musholla Beomeosa Temple 16 Self Certified Timur Tengah Dubai(두바이) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울특별시 용산구 이태원로 192) 02-798-9277 Dubai Mix Grilled, Nasi Ayam Mandi, Mazza Falafel - War Memorial of Korea, Itaewon Street 17 Self Certified India Foreign Restaurant(포렌 레스토랑) 42, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로 42) 02-794-9292 Kare Sayur, Kare Ayam, Tandoori Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 18 Self Certified Timur Tengah Hibiscuss (파티나라하이비스) 2F, 102, Tongil-ro, Jung-gu, Seoul(서울특별시 중구 통일로 102, 2층) 02-577-3434 Paket Ayam Biryani, Kabsa Lab Parkir Musical Fanta-Stick Seoul, Deoksugung, Seoul Museum of History 19 Self Certified Malaysia ITAEWON KITCHEN (이태원 키친) 2F, 34, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로 34 2층) 02-3785-2468 Nasi Goreng Ayam, Nasi Kambing, Kebab Kobideh - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Street, War Memorial of Korea 20 Self Certified Malaysia KB RESTAURANT & HALAL FOOD (케이비레스토랑할랄푸드) 1B, 42, Jogang-ro, Tongjin-eup, Gimpo-si, Gyeonggi-do(경기 김포시 통진읍 조강로 42 지하1층) 031-981-3293 Naan, Kare Daging, Acar Sayuran Parkir Gimpo Sculpture Park, Gimpo Tea Etiquette Museum Deokpojin, Ganghwa Island

Perkembangan dan Kosakata Penting bagi Wisatawan Muslim di Korea

Panduan untuk wisatawan muslim dalam berwisata di Korea. Gunakan pictogram di halaman ini jika mengalami hambatan saat berkomunikasi dengan penduduk lokal di Korea. Temukan juga berbagai informasi mengenai perkembangan lingkungan ramah muslim di Korea berikut di bawah ini.

Tentang Visa Korea Bagi Turis Indonesia

Kunjungan warga negara Indonesia ke Korea Selatan mengalami peningkatan setiap tahun, seiring dengan Gelombang Hallyu (Korean Wave) yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2018, Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia telah menerbitkan 157.924 visa (meningkat 15% setiap tahun). Sehingga Kementerian Luar Negeri Republik Korea, Kementerian Hukum Republik Korea dan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia membuka Korea Visa Application Center (KVAC) untuk mempermudah proses pengajuan visa bagi warga negara Indonesia yang ingin mengunjungi Korea Selatan. KVAC mulai beroperasi menerima pengajuan visa Korea sejak tanggal 2 Mei 2019 dan berlokasi di Lotte Mall Jakarta, lantai 5 . Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan visa dapat dilihat di website KVAC www.visaforkorea-in.com, sedangkan infomasi lengkap terkait jenis-jenis visa serta dokumen persyaratan visa Korea dapat dilihat pada website sites.google.com/view/koreanembassy2/home. KVAC juga memberikan informasi terbaru mengenai pengajuan visa Korea melalui Instagram www.instagram.com/kvac_id serta membuka layanan pelanggan melalui aplikasi pesan WhatsApp di nomor +62 811-1214-001 . Kehadiran KVAC merupakan bagian dari usaha Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia (tahun 2019, yaitu Duta Besar H.E Kim Changbeom) untuk meningkatkan sistem visa sehingga warga negara Indonesia dapat mengunjungi Korea Selatan secara lebih efektif lagi. Melalui peningkatan sistem visa ini diharapkan akan terjadi pertukaran manusia dan budaya dengan Indonesia yang lebih aktif yang mana Indonesia adalah negara kunci kebijakan menuju New Southern Policy. Sedangkan untuk infomasi-informasi terbaru terkait kebijakan visa Korea dapat diakses melalui website Kedutaan Republik Korea untuk Indonesia berikut overseas.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/list.do (bagian Pengumuman Konsulat).

Empat Musim di Korea

Iklim Korea tergolong ke dalam iklim benua jika dilihat dari temperatur dan angin yang bertiup dan curah hujan. Iklim Korea dibedakan menjadi empat jenis musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Selama kurun waktu musim gugur, iklim di Korea cukup hangat, cuaca pun cerah, langit berwarna biru, dengan dedaunan menakjubkan. Musim dingin sangat dingin dan kering, namun merupakan waktu tepat untuk berkunjung ke Korea bagi wisatawan yang tertarik dengan olahraga musim dingin, karena Korea memiliki banyak tempat untuk olahraga ski. Musim semi yang dimulai pada bulan April hingga Mei juga sangat indah dengan pohon bunga ceri ( cherry blossom ) bermekaran. Namun, musim ini tergolong musim padat pengunjung, sehingga turis perlu memesan terlebih dahulu untuk dapat memastikan akomodasi dan fasilitas wisata tersedia. Bulan-bulan musim panas sangatlah lembab, panas dan agak ramai, karena ketika musim hujan sudah tiba maka banyak kegiatan yang harus disesuaikan dengan fluktuasi hujan yang lebat. MUSIM SEMI Musim semi dimulai pada akhir bulan Maret hingga bulan Mei. Suhu sejuk dan cuaca cerah menjadikan musim semi sebagai musim paling ideal untuk berwisata. Pengunjung dapat menikmati deretan pohon bunga ceri ( cherry blossom ), hamparan bunga Forsythia , bunga Azaleas , bunga Magnolias , bunga Lilacs dan berbagai jenis bunga lainnya yang bermekaran pada puncak musim Semi. MUSIM PANAS Musim Panas dimulai pada bulan Juni hingga Agustus, dan puncak musim panas adalah bulan Agustus. Keringnya musim dingin dan musim semi seakan menghilang selama musim panas tiba karena suhu musim panas sangat tinggi dan lembab. Umumnya, antara akhir bulan Juni hingga pertengahan bulan Juli di Korea sudah masuk musim hujan, karena adanya pergantian musim. Selama musim hujan di Korea tidak ada terik panas, dan untuk beberapa minggu biasanya berawan disertai hujan lebat hingga tiga minggu. Frekuensi hujan disebut Jangma , dan angin topan secara langsung bisa mengakibatkan kerusakan pada tanaman. Pada musim panas, banyak terdapat buah-buahan di antaranya adalah buah Semangka, Melon, buah Persik, dan banyak sayuran. Selain itu, wilayah pegunungan tertutup oleh tanaman hijau. Untuk menghindari teriknya panas matahari, orang Korea biasanya pergi mendaki gunung, pergi ke pesisir pantai, atau ke daerah lembah untuk menikmati waktu liburan musim Panas. MUSIM GUGUR Musim Gugur di Korea dimulai pada bulan September hingga bulan November. Udara di musim gugur dingin dan kering, disertai langit biru dengan sedikit awan. Orang Korea menyebut musim gugur dengan sebutan Cheon-go-mabi . Panasnya musim panas sepertinya masih bersisa di bulan September. Udaranya panas pada waktu siang, tetapi udara di pagi hari dan sore dingin. Pada bulan Oktober, terdapat sedikit curah hujan dan tingkat kelembaban di udara pun menurun, sehingga cuacanya sedikit kering. Di akhir musim panas hingga awal musim gugur, angin topan muncul dari arah Pasifik Selatan. Musim gugur merupakan musim indah dengan dedaunan berjatuhan. Dedaunan pohon Maidenhair dan pohon Maple berubah warna menjadi kuning keemasan dan merah di seluruh Korea. Selama musim gugur, masyarakat Korea senang pergi mendaki gunung untuk menikmati pemandangan indah dari dedaunan musim gugur. Warna gradasi pepohonan dan dedaunan yang berjatuhan di musim gugur mengundang banyak pengunjung baik domestik dan internasional. Musim gugur juga dikenal sebagai musim panen melimpah, di antaranya panen padi, ubi, buah apel, buah persik, dan buah Jujube. Istilah Cheongomabi berarti “langit tinggi dan kuda gemuk’, menggambarkan musim gugur. Pada musim ini, langit sangat biru, jernih dan bersih, sehingga sangat bagus untuk pergi tamasya, ditambah dengan musim panen berlimpah membuat pilihan kuliner beragam. MUSIM DINGIN Musim Dingin di Korea dimulai antara bulan Desember hingga Februari, dengan suhu terdingin pada sekitar bulan Januari mencapai minus 5 hingga 10 derajat Celcius. Di musim dingin, hari-hari menjadi lebih pendek, sinar matahari muncul lambat dan matahari tenggelam lebih awal. Biasanya terdapat siklus tiga hari dingin yang diikuti dengan empat hari hangat, disebut dengan istilah Samhansaon . Daerah pegunungan di provinsi Gangwon-do turun hujan salju sejak awal musim dingin, dengan suhu dingin dan kering karena angin berhembus dari Siberia. Antara bulan Desember hingga bulan Februari terdapat liburan hari-hari besar, yaitu: hari Natal, Tahun Baru Masehi, dan Tahun Baru Lunar. Sementara antara bulan Februari hingga awal bulan Maret adalah masa untuk wisuda dan awal masuk sekolah. Untuk daerah pedesaan, selama musim dingin lahan pertanian istirahat sejenak sampai tiba masa bercocok tanam di musim semi, selain itu beberapa jenis sayuran tumbuh dan dikembangkan di dalam rumah kaca. Antara bulan November hingga Desember biasanya dilakukan persiapan pembuatan Kimchi dengan skala besar yang bisa dikonsumsi sepanjang musim dingin. Proses persiapan Kimchi dengan skala besar ini disebut Gimjang .

Media Sosial

Tautan Penting